Visi dan Misi TP PKK

Terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju – mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Sejarah Pergerakan PKK

Pembinaan Kesejahteraan Keluarga merupakan gerakan pembangunan masyarakat bermula dari seminar Home Ekonomic di Bogor pada Tahun 1957, menghasilkan rumusan 10 (sepuluh) segi kehidupan keluarga

Evaluasi 10 Program Pokok PKK

Evaluasi 10 Program Pokok PKK oleh Ketua TP PKK Kab. Pekalongan Ibu Hj. Munafaah Asip Qolbihi untuk menilai sejauh mana kegiatan TP PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok di desa Kedungjaran

Pembinaan PHBS

Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat oleh Dinas Kesehatan ( Puskesmas Sragi I ) dan Kecamatan Sragi dalam rangka persiapan penilaian pelaksanaan PHBS di Desa Kedungjaran

Workshop Pengolahan Sampah

Perlakuan Sampah dengan cara memilah memilih dan mengolah kembali menjadi barang kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi

Jumat, 27 Oktober 2017

Kelas Ibu Hamil.

Sabtu 28 Oktober 2017, bertempat di kediaman Bapak Danoyo yang juga Kepala Dusun III diadakan Kelas Ibu Hamil. Sebuah kegiatan yang diadakan oleh TP PKK DEsa Kedungjaran dengan Kader Posyandu serta Bidan Desa.
Diikuti sekitar 15-an ibu hamil kegiatan ditujukan untuk memberikan pendampingan kesehatan kepada ibu hamil. Baik pada diri ibu hamil, juga pada bayi yang dikandung.

Dalam kesempatan tersebut selain tanya jawab langsung akan berbagai keluhan kandungan. Juga ada sosialisasi kesehatan dari Bidan Desa. Kepala desa yang berkesempatan hadir meminta kerjasama agar ibu hamil membuat Tabungan untuk persiapan biaya. Baik biaya persalinan, atau bila memakai BPJS atau Jampersal, tabungan bisa untuk keperluan lain pasca kelahiran. Misal untuk popok bayi maupun untuk keperluan lainnya.

Persiapan data pendukung seperti KTP dan KK juga penting, karena Jampersal dan BPJS mensyaratkan itu. Lalu Poliklinik Desa kini menyatu dengan BUMDes dan ada fasilitas Perpustakaan Desa. Satu tempat dengan berbagai fasilitas.

Pertemuan Rutin PKK

Kamis, 26 Oktober 2017. Sesuai jadwal yang telah disepakati, bahwa setiap kamis akhir bulan dilaksanakan pertemuan rutin PKK. Berlangsung di aula balaidesa Kedungjaranberlangsung meriah, kali ini yang hadir sangat banyak. Hampir 90-an ibu-ibu serta remaja putri hadir.

Acara rutin TP PKK yang sekaligus arisan ibu-ibu diisi dengan beberapa penyuluhan dari lembaga terkait. Kali ini Ibu Bidan Desa Ibu Indah menyampaikan pola hidup sehat. Terutama kesehatan Ibu mengandung dan anak baru lahir.

Harus sangat diperhatikan kesehatan ibu mengandung, minimal 4 kali pemeriksaan kandungan sesuai jadwal, agar kandungannya terkontrol.

Diakhiri dengan arisan acara yang dimulai pukul 15.00 berakhir pada pukul 17.00 wibb.

Minggu, 22 Oktober 2017

Santunan Ibu Hamil Resti

Minggu, 22 Oktober 2017 Forum Masyarakat Madani ( FMM ) Kecamatan Sragi yang juga Komunitas Motivator Kesehatan Ibu dan Anak ( MKIA ) Kecamatan Sragi melakukan kunjungan ke salah satu Ibu Hamil Resiko Tinggi di Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan hari itu Forum Masyarakat Madani KMIA mengunjungi Kediaman Ibu Sulimah untuk memberikan bimbingan dan pembekalan guna mempersiapkan proses kelahiran agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Dalam kesempatan tersebut FMM juga memberikan santunan yang diwakilkan oleh ketua Forum Madyarakat Madani Peduli Kesehatan Ibu dan Anak. 

Ikut mendampingi pemberian Sosialisasi adalah Ibu Susilowati dari TP PKK Desa Kedungjaran. Adapun tujuan dari pelaksanaan kunjungan ini untuk memastikan penanganan kesehatan Ibu Hamil dan Kandungan sudah dilakukan sebaik mungkin agar keselamatan sang ibu dan calon anak bisa terjaga.

Kamis, 19 Oktober 2017

Pelaksanaan Vaksin Campak Rubella


Hari gini anti vaksin? Imunisasi itu wajib, lho. Apalagi ini demi mencegah anak kita terinfeksi campak dan rubella yang risikonya bisa fatal. Imunisasi Rubella sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun yang melakukannya hanya sedikit karena dulu imunisasi dilakukan atas inisiatif pribadi, dan berbiaya mahal karena pengadaannya dilakukan oleh dokter spesialis, dalam hal ini spesialis anak.

Maka sebagai wujud tanggung jawab pemerintah dalam hal kesehatan, pada bulan Agustus sampai 2017 ini, pemerintah melalui Kementrian Kesehatan mencanangkan kampanye imunisasi campak dan rubella (Measles Rubella/ MR) GRATIS, dan itu ditujukan buat anak-anak usia sekolah maksimal 15 tahun, diadakan di sekolah-sekolah (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat). Kemudian pada bulan September 2017, imunisasi diberikan di Posyandu, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya untuk bayi berusia 9 bulan ke atas, anak-anak yang belum bersekolah, juga anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Pelaksanaan kampanye imunisasi MR tahun 2017 tersebut adalah Fase ke-I yang diadakan di wilayah pulau Jawa.

 Untuk itu pemerintah menargetkan ada sekitar 34 jutaan anak yang akan diberikan imunisasi. Perinciannya yaitu mencakup 6 provinsi, 119 kabupaten/kota dan 3.579 Puskesmas.Kampanye Imunisasi MR dan TujuannyaKampanye imunisasi Measles Rubella (MR) yang pencanangannya dibuka oleh Presiden Jokowi pada tanggal 1 Agustus ini, adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. 


Presiden Jokowi menekankan pentingnya menjaga anak agar tetap sehat, dan ini adalah tugas dan tanggung jawab para orang tua. Adapaun tanggung jawab pemerintah yaitu dalam partisipasi dan inisiatif pengadaan imunisasi yang aman, terjamin mutunya, dan sebisa mungkin gratis bagi semua warga sasaran. Pemerintah ingin memastikan bahwa negara ini akan terbebas dari bahaya campak dan rubella, yang juga menjadi prioritas negara di seluruh dunia mengingat bahayanya penyakit bagi anak-anak.Indonesia telah terbebas dari cacar, polio, tetanus ibu dan neonatal.

Saat ini, Indonesia sedang memprioritaskan program eliminasi Campak dan Rubella sebagai program nasional, hal yang juga menjadi fokus utama kesehatan regional dan global. Di Indonesia Vaksin campak secara rutin diberikan kepada semua anak, dibagi menjadi dua tahapan yaitu pada 9 bulan dan 18 bulan. Program ini akan berhasil mencegah penyebaran virus MR jika cakupan vaksinasinya mencapai minimal 80 % dari jumlah usia sasaran utama. 

Apa dan Bagaimanakah Measles dan Rubella itu?

Campak (Measles) dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Sebagaimana kebanyakan penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus, hal ini tidak ada obatnya. Walaupun begitu, penyakit ini bisa dicegah, atau setidaknya dikurangi dampak bahayanya bila anak-anak yang rentan terinfeksi tersebut mendapatkan imunisasi MR. 

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, bahkan sampai kematian. Gejalanya bisa mulai dari demam, ruam, batuk dan pilek, juga mata merah dan berair. 

Sedangkan Rubella pada anak-anak biasanya seakan muncul sebagai penyakit ringan, anak-anak mungkin segera merasa baik kembali. Nah, celakanya itu jika penyakit ini menulari ibu hamil pada usia kandungan trimester pertama atau awal kehamilan, karena kalau sampai janinnya terinfeksi, maka kemungkinan Si ibu akan mengalami keguguran. Bila bayi tetap lahir kemudian, maka kemungkian besar bayi tersebut mengalami kecacatan sejak dilahirkan. Inilah yang disebut sebagai Sindroma Rubella Kongenital. Perkembangan selanjutnya dapat berdampak pada perkembangan bayi, antara lain adalah risiko menderita kelainan pada jantung, kebutaan, atau cacat penglihatan, pendengaran, dan terhambatnya perkembangan anak dalam tingkat yang berat, juga bisa mengakibatkan kematian. 

Dengan fakta itu, maka imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit MR ini. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus, dan inilah yang menjadi peralihan dari vaksin sebelumnya, yaitu MMR (Mumps, Measles, dan Rubella).

Vaksinasi MR Aman

Vaksin ini aman, yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia. Di samping itu, pemerintah sudah melakukan persiapan dengan seksama, termasuk mengadakan pelatihan berdasarkan perencanaan matang dan baik agar pelaksanaan imunisasi dilakukan dengan aman dan efektif.

Adanya tudingan, dugaan, maupun isu beredar yang mengatakan bahwa imunisasi dapat menyebabkan autis itu tidak terbukti. Bisa dikatakan bahwa ini adalah hoaks terbesar yang beredar secara global.

Untuk itu, maka ibu hamil yang punya anak usia sasaran (9 bulan -- 15 tahun) tidak perlu khawatir bila harus mengantar anaknya ke tempat imunisasi, dan mendapatkan layanan imunisasi oleh petugas. Penting diketahui, selain anak-anak, sebenarnya imunisasi MR juga penting buat ibu yang menginginkan punya anak (ibu hamil) atau ibu-ibu yang sedang hamil, khususnya pada usia kehamilan 3 bulan pertama. 

Vaksin yang disuntikkan adalah virus yang telah dilemahkan dan tidak punya kemampuan menginfeksi. Vaksin ini akan bereaksi dengan sistem kekebalan anak yang disuntik, yang kemudian membentuk keimunan terhadap penyakitnya. Dengan kata lain, imunisasi vaksin ini justru untuk mencegah infeksi, bukan menjadi penyebab anak terinfeksi.

Perlu diketahui bahwa kegiatan ini didukung oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Tim Penggerak PKK Pusat, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, dan juga lembaga serta organisasi terkait lainnya. 

Penjelasan MUI tentang Vaksinasi MR

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Fatwa MUI No. 4 Tahun 2016 dijelaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) karena sifatnya melindungi dari bahaya yang berisiko nyawa ataupun kecacatan. Ini dilihat sebagai upaya membangun kekebalan tubuh, yang dengan begitu akan menjadi benteng pertahanan tubuh dalam melawan serangan penyakit dari luar atau virus.Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan para ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib. Penjelasan ini dinyatakan oleh Dr. HM. Asrorun Ni'am Sholeh, MA, Sekretaris komisi fatwa MUI Pusat.


Kampanye Imunisasi MR bagi warga di luar pulau JawaPelaksanaan Fase ke-II kampanye imunisasi diadakan pada bulan Agustus -- September 2018, yang meliputi 28 provinsi di luar pulau Jawa -- yaitu, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Di Desa sendiri pelaksanaan sudah menyeluruh dilaksanakan, terbagi pada pelaksaan di 5 Posyandu yang ada desa Kedungjaran dan di sekolah-sekolah yang ada di desa kedungjaran. Pelaksaan dilakukan dalam 2 kali pelaksanaan yaitu  pada 28 Agustus 2017 untuk di Posandu dan pada  tanggal 26 September 2017 untuk anak anak sekolah.

(Sumber : https://www.kompasiana.com/indriasalim/ )

Hari Cuci Tangan sedunia


Setiap tanggal 15 Oktober di kalangan para penggerak kesehatan dan PKK diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se Dunia, sesuai dengan surat dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Sragi bahwa pelaksanaan peringatan hari cuci tangan pakai sabun ini dilakukan pada tanggal 16 Oktober 2017 karena tanggal 15 Oktober jatuh pada hari minggu. 

Pokja IV PKK Kedungjaran sebagai Kelompok Kerja di TP PKK Desa Kedungjaran yang berkewajiban mensukseskan program tersebut melaksanakan kegiatan tersebut di PAUD serta TK Bustanul Athfal desa Kedungjaran..

Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilakukan hari Senin tanggal 16 Oktober 2017. Kegiatan ini di dukung oleh anggota POKJA IV Desa Kedungjaran dan bidan desa Ibu Indah. Diharapakan kegiatan ini berlangsung secara continue sehingga pola hidup bersih dan sehat dapat dicapai dan meminimalisir penyakit yang bisa menyerang, serta anak-anak bisa memahami pentingnya cuci tangan dimulai sejak dini sehingga menjadi kebiasaan yang dilakukan terus menerus.

Hal ini perlu digiatkan mengingat penularan penyakit pada anak-anak sebagian besar disebabkan karena si anak yang tak melakukan cuci tangan pakai sabun sehabis melakukan kegiatan sehari-hari.

Jumat, 08 September 2017

Sosilisasi Pengisian Buku kegiatan Posyandu


Dalam rangka penyegaran dan penguatan atas kegitan Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu di kecamatan sragi, Dinas kesehatan kabupaten pekalongan dalam hal ini Puskesmas sragi I melaksanakan rakor dengan para kader posyandu di kecamatan sragi wilayah puskesmas sragi I.

Berlangsung di aula balaidesa Tegalontar pada hari Jumat 8 September 2017 yang dihadiri dari 7 desa yaitu Sragi, Purwodadi, Klunjukan, Tegalontar, Sijeruk, Kedungjaran, Bulakpelem dengan kurang lebih 50-an kader. Adapun materi yang disampaikan oleh nara sumber Ibu Dwi Puspa Indah dari Puskesmas I Sragi yang sekaligus Bidan Desa Kedungjaran adalah prosedur pengisian buku-buku kegiatan Posyandu yang terdiri dari 9 buku.

Pada kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh para kader atas berbagai permasalahan di desa masing-masing baik berkaitan dengan kegiatan pelayanan maupun yang berkaitan dengan administrasi pembukuan kegiatan Posyandu.

FGD peran serta ASN dalam pemberdayaan masyarakat

Berlangsung di aula Balaidesa Kedungjaran Kamis, 7 September 2017 pukul 20.00 wibb dilaksanakan Forum Group Discussion Pembangunan Pemberdayaan masyarakat program Pos Daya. Posdaya ini sendiri merupakan program Pemberdayaan dan pembinaan Masyarakat terkait upaya pemerintah membentuk masyarakat agar bisa menggali potensi dan kekurangan di masyarakat terkait Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan Lingkungan lalu meningkatkan potensi serta mengatasi kekurangan atau permasalahan secara mandiri.

Bahwa untuk pelaksanaan Posdaya diperlukan peran serta masyarakat secara aktif terutama dari warga berkemampuan lebih baik secara pendidikan maupun kesejahteraannya. Para Pegawai Negeri Sipil, Pegawai BUMD maupun swasta lain yang secara pendidikan rata-rata adalah sarjana dan berekonomi lebih baik dipandang sebagai sumber daya yang sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Maka Pemerintah desa dan TP PKK Desa Kedungjaran melakukan Forum Group Disscusion dengan para PNS dan pegawai BUMD serta swasta. Diskusi berlangsung seru dan hidup membahas perkembangan pembangunan di desa kedungjaran serta kendala-kendala ke depan yang harus diselesaikan bersama.

Setelah melalui pemaparan dari Kepala Desa Bapak Saridjo syukur Alhamdulillah pada malam hari itu terbentuk Forum Komunikasi ASN dan Pegawai yang diketuai oleh Saudara Abdul Ghofar yang sehari-hari mengajar di SDN Klunjukan. Adapun program kerja awal dari Forum ini adalah membantu Pemerintah desa dalam program Pos Daya yang meliputi Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan dan Lingkungan.

Forum ini sangat diharapkan peran sertanya terutama oleh TP PKK desa Kedungjaran terkait tugas pokok fungsi pkk dalam pemberdayaan di desa. Adapun susunan pengurus Forum Komunikasi ASN dan Pegawai Desa Kedungjaran adalah sebagai berikut :
              
Ketua  :  
1.       Abdul Ghofar
2.       Ida Bagus Sanubari
Sekretaris :
1.       Muhammad Hisyam
2.       Satria Hardika
Bendahara :
1.        Taswariyah
2.       Lia Pramudita
Seksi Pos daya

-          Pendidikan

1.       Uripah Spd
2.       Sri Nariyah Spd
3.       Herru Susanto
4.       Siti Uliyah

-          Kesehatan
1.       Taswariyah
2.       Uniek Prasetiyowati
3.       Kuwat Sulistiyo
4.       Ika Septian

-          Ekonomi
1.       Umiyati
2.       Sri Handayani
3.       Wiwik Wigatiningsih
4.       Siswanto

-          Lingkungan
1.        Haryoto
2.       Sunarti
3.       Istiqomah
4.       Amat Ambali

Minggu, 27 Agustus 2017

Pelatihan Rias Pengantin


Dalam rangka memberikan tambahan ketrampilan kepada ibu-ibu dan remaja putri di desa kedungjaran. TP PKK desa kedungjaran dengan pemerintahan desa kedungjaran melaksanakan pelatihan rias diri dan pengantin. Untuk pelatihan yang diselenggarakan pada hari minggu 27 agustus 2017 merupakan pelatihan ke-2 setelah beberapa waktu lalu juga dilakukan pelatihan serupa.

Sekitar 12-an ibu-ibu dan remaja putri mendapat kesempatan pelatihan tahap ke-2 ini. 6 orang yang dilatih merias dan 6 orang remaja putri sebagai objek yang dirias. Suasana pelatihan berlangsung seru, diselingi canda tawa khas ibu-ibu dan remaja putri. Adapun pelatih adalah dari LPK Pekalongan.

Dihubungi di kantornya kepala desa Kedungjaran Bapak Saridjo mengatakan bahwa pelatihan ini pada akhirnya diharap ada satu-dua yang bisa melanjutkan ke tahap pelatihan lanjut hingga bisa membuka salon ataupun menjadi perias pengantin. Paling tidak pada even-even tertentu bisa merias diri, itu minimal dari hasil yang diharapkan.

Kedepan pelatihan dengan bentuk lain akan dilaksanakan, seperti pelatihan BUMDes dan pelatihan setir mobil untuk anak-anak muda putus sekolah agar bisa mencari pekerjaan lebih mudah.

Selasa, 22 Agustus 2017

Open House RSUD Kajen


Senin, 20 Agustus 2017 ada sekitar 100an tamu undangan memenuhi aula lantai 2 RSUD Kajen di Karanganyar. Terdiri dari kepala desa-kepala desa sekecamatan sragi, bojong dan tirto didampingi perwakilan lembaga desa. Untuk desa kedungjaran Bapak Kepala Desa didampingi perwakilan TP PKK. Bukan dalam rangka berobat ramai-ramai, namun ternyata ada open house.

Acara yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke 395 dimaksudkan memberi informasi seluas-luasnya kepada masyarakat terutama para kepala desa atas kemajuan yang telah dicapai oleh RSUD Kajen dan sekaligus menjaring kritik, saran dan masukan dari masyarakat akan apa saja kekurangan agar bisa diperbaiki demi peningkatan pelayanan.

Acara yang diisi dengan pemaparan seluk beluk RSUD Kajen dan prestasi dan layanan terkini dari Direktur RSUD Kajen Bapak Dwi Arie Gunawan seperti sarana Fisioterapi dan Cuci darah dengan alat terkini dengan ruangan menghadap pemandangan alam, juga adanya poli HIV dan Poli Jiwa. Juga diselingi tanya jawab dengan para tamu undangan.

Pertanyaan yang menggelitik adalah tak cekatannya petugas penerima telpon ketika menerima penelepon tentang jumlah kamar, serta sering kosongnya kamar untuk pasien BPJS sedang bila untuk umum ternyata ada. Hal itu dijawab gamblang oleh Bapak Dwi Arie Gunawan, dan ditandaskan ada peraturan-peraturan terkait Pasien berpotensi menular, pasien pria dan wanita yang tak bisa dicampur. Namun dijamin bila pasien darurat bisa langsung dibawa dan pasti akan dirawat, walau orang miskin sekalipun karena RSUD Kajen ada kerja sama dengan LAZIS kabupaten pekalongan untuk pengobatan pasien duafa.

Acara diakhiri dengan pelatihan penanganan pada korban kecelakaan dan tak sadar diri serta kunjungan keliling RSUD Kajen didampingi petugas setempat. Untuk fasilitas kamar ternyata sangat luar biasa, bahkan kelas III pun dilengkapi TV, tirai pemisah yang mewah dan ruangan yang sangat-sangat bersih dengan bed atau tempat tidur model terkini. Disampaikan oleh dokter pendamping bahwa untuk kamar, di RSUD Kajen sedang mengembangkan kebijakan tanpa kelas, yang ada hanya kelas III dan VIP. Karena kelas III-pun fasilitasnyapun sama dengan VIP hanya jumlah tempat tidurnya agak banyak.

Lomba Balita Sehat

Dalam Rangka pelaksanaan 10 Program Pokok PKK khususnya Pokja IV mengenai kesehatan anak khususnya balita, sekaligus untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan republik indonesia ke -72. Tim Penggerak PKK Desa Kedungjaran melaksanakan Lomba Balita Sehat Desa Kedungjaran tahun 2017.

Lomba yang ditujukan memberi motivasi kepada orang tua agar rajin melakukan kunjungan ke Posyandu guna mendapat penyuluhan dan pelayanan kesehatan anak mulai penimbangan, pemberian PMTdan konsultasi kesehatan anak.

Berdasar penilaian dari Tim yang diketuai Ibu Indah selaku Bidan Desa Kedungjaran dibantu beberapa Kader maka diputuskan sebagai pemenang adalah :

  1. Cahaya Lintang Mahesti Putri Bapak Tukni dan Ibu Ningrum
  2. Rafid Susanto Putra Ibu Tursipah
  3. Khanza Almaira Salsabila Putri Bapak Saferi dan Ibu Susi
Selamat untuk para pemenang semoga menjadi anak yang sehat lahir batin, soleh solehah dan menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi.

Lomba PHBS

Setelah berbagai persiapan dilakukan, mulai persiapan administrasi dan hal lainnya. Pada hari kamis 10 Agustus 2017 Tim Penilai Lomba PHBS Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan, PMD P3A PKB, TP PKK Kabupaten dan unsur terkait melaksanakan penilaian lapangan.

Ada 3 desa dan kelurahan yang dinilai yaitu Desa Yosorejo Siwalan, Kedungjaran Sragi dan Desa Kwayangan Kedungwuni. Secara berturut turut Desa Kwayangan sudah dikunjungi Tim pada hari Rabu 9 Agustus 2017 dan Desa Yosorejo setelah Desa Kedungjaran pada Sabtu 11 Agustus 2017.

Pada kunjungannya di Desa Kedungjaran selain memeriksa kelengkapan administrasi juga dilakukan kunjungan lapangan dengan mengunjungi tempat-tempat yang terkait dengan kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat yaitu dimulai ke Pamsimas dan PKD. Dilanjut dengan penilaian ke rumah penduduk secara acak serta ke tempat Ibadah. Untuk rumah penduduk syukur Alhamdulillah ada hasil yang menggembirakan namun di tempat ibadah ada hal-hal yang harus ditingkatkan.

Tak lama setelah penilaian, pada hari Jumat 18 Agustus 2017 di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan di Kajen dilakukan pengumuman sekaligus pemberian piagam penghargaan. Untuk pelaksana PHBS terbaik tahun 2017 adalah Desa Kwayangan Kedungwuni, terbaik kedua adalah Yosorejo Siwalan dan Kedungjaran menempati posisi ketiga.

Banyak hal perlu ditingkatkan untuk desa Kedungjaran, tak perlu patah arang. Masih ada hari esok untuk berbenah dan memperbaiki diri.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Bank Sampah


Sebagai wujud pelaksanaan Program Pokok PKK kelompok kerja IV yang di dalamnya terdapat kegiatan pelestarian lingkungan hidup. TP PKK Desa Kedungjaran didukung Pemerintah Desa Kedungjaran menggalakkan kegiatan pengelolaan sampah secara mandiri dengan mendirikan bank sampah.

Dengan pola pilah, pilih dan setor Tim Penggerak PKK Desa Kedungjaran berupaya mengubah cara pandang masyarakat terutama ibu-ibu yang memandang sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang menjadi kegiatan yang bermanfaat dengan memilah dan memilihnya menjadi beberapa bagian. Sampah ekonomis dipilih dan ditempatkan di karung yang sudah disediakan oleh bank sampah lalu disetor ke bank sampah, sedang sampah organik berupa sisa sayuran dan makanan di buang di lubang-lubang Biopori.

Kegiatan yang sudah digagas lama ini baru satu bulan terakhir terlaksana karena kesulitan mencari pengelola yang mau meluangkan perhatian penuh atas bank sampah, beruntung Bapak Mustaqim ketua RT 010 RW 005 bersungguh-sungguh untuk mengelolanya. Panen perdana sampah ekonomis berupa kertas, plastik dan aluminium sudah mulai diambil dengan pola pembayaran masuk ke Rekening Bank warga.

Pembinaan PHBS

Dalam rangka persiapan Lomba pelaksanaan PHBS di Desa kedungjaran, pada hari Kamis 3 Agustus 2017 dilaksanakan pembinaan pelaksanaan PHBS oleh Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas 1 Sragi dan Kecamatan sragi kepada para kader PHBS dari Pokja IV TP PKK desa kedungjaran.

Pembinaan dilakukan guna memeriksa sejauh mana persiapan TP PKK khususnya kader PHBS dalam menyiapkan segala kelengkapan lomba yang di dalamnbya ada sekitar 16 kriteria penilaian. Hadir dari Puskesmas Sragi 1 Bapak Eko dan Ibu Budi selaku Sanitarian didampingi Ibu Indah Bidan Desa di PKD Desa Kedungjaran. Sementara dari Kecamatan hadir Ibu Sri Handayani yang juga anggota BPD Desa Kedungjaran.

Ada beberapa hal yang perlu dilengkapi setelah dilakukan evaluasi yang harus segera dipenuhi, antara lain beberapa perlengkapan administrasi berupa data-data perdes dan keputusan desa terkait pelaksanaan PHBS di Desa Kedungjaran. Terkait hal tersebut Kepala Desa Kedungjaran Bapak Saridjo menyantakan siap karena tinggal di fotocopy saja.

Evaluasi 10 Program Pokok PKK


Pada Hari Rabu, 19 Juli 2017 berlangsung Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Sekretariat TP PKK Desa Kedungjaran kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan. Kegiatan yang telah rutin dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Pekalongan secara bergilir ke seluruh tim penggerak pkk tingkat desa sekabupaten pekalongan. Untuk tahun 2017 ini di kecamatan sragi jatuh di desa Kedungjaran dan Krasak Ageng.


Pada bulan Mei lalu sudah dilaksanakan pembinaan di Desa Krasak Ageng, dimana TP PKK Desa Kedungjaran bergabung pelaksanaannya di sana dan kali ini Pelaksanaan di Desa Kedungjaran dan TP PKK Desa Krasak Ageng bergantian bergabung di Desa Kedungjaran.

Acara berlangsung dari Jam 09.00 wibb diikuti TP PKK dari dua Desa yaitu Kedungjaran dan Krasak Ageng, sementara Tim Evaluasi dari TP PKK Kabupaten Pekalongan dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ibu Hajah Munafaah Asip Qolbihi.

Evaluasi diperlukan agar bisa menilai sejauh mana kegiatan TP PKK di setiap desa, supaya bisa dicari sisi mana yang kurang dan perlu ditingkatkan. Hal itu disampaikan Ibu Hajjah Munafaah Asip Qolbihi dalam sambutannya. Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan juga melakukan dialog dengan seluruh Ketua TP Pkk sekecamatan Sragi yang juga hadir di tempat acara.

Pada akhir acara dilakukan Simulasi Pola Asuh anak dan Remaja yang dibawakan oleh para Tokoh Masyarakat dan di Moderatori Kepala Desa Kedungjaran Bapak Saridjo. Pada sambutan penutup, Tim Evaluasi menyampaikan apresiasi atas kinerja TP PKK dari dua desa, namun masih ada beberapa buku-buku kegiatan yang harus ditingkatkan dalam mengisinya.

Senin, 06 Maret 2017

Pembinaan PKK

 Dalam rangka pembinaan TP PKK desa desa sekecamatan sragi, pada hari senin 6 maret dilakukan rapat kerja tingkat kecamatan yang dilaksanakan di Balaidesa Krasak Ageng. Hadir semua ketua Tim Penggerak PKK Desa masing-masing dan khusu desa Kedungjaran dan Krasak Ageng disertai selurus pengurus harian dan pengurus Pokja.

Kedua desa tersebut memang untuk tahun 2017 mendapat kesempatan menjadi desa binaan untuk mengikuti Evaluasi PKK tingkat Kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut Ibu Madchur yang merupakan ketua TP PKK Kecamatan sragi mengharapkan agar anggaran PKK di setiap desa bisa ditingkatkan agar program pemberdayaan perempuan di setiap desa bisa semakin ditingkatkan. Minta kepada Kepala desa agar program-program pemberdayaan perempuan khususnya PKK bisa semakin besar dananya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pembukuan masing-masing pokja dan pengurus di dua desa guna mempersiapkan evaluasi tingkat kabupaten. Nampak wakil dari desa Kedungjaran mengikuti dengan serius pembinaan yang diberikan tidak saja oleh TP PKK Kecamatan Sragi namun dari TP PKK Kabupaten Pekalongan.

Kamis, 02 Maret 2017

Sambutan Ketua

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Sejahtera untuk Kita Semua,
Salam Pengabdian untuk Kemajuan Wanita Indonesia.

Dengan segala kerendahan hati, izinkan saya Ny. Janatun Saridjo selaku ketua Tim Penggerak PKK Desa Kedungjaran menyampaikan selamat datang di halaman Informasi kegiatan TP PKK Desa kedungjaran yang beralamat di http://pkk.kedungjaran.com.

Sebuah wadah yang didedikasikan untuk menampung segala kegiatan dari para kader dan penggerak pkk di desa kedungjaran sekaligus sebagai penghargaan kepada segenap kader dan penggerak pkk di desa kedungjaran.

Adalah kebanggaan tersendiri karena dibalik serba kekurangan yang ada di TP PKK Desa Kedungjaran, yang salah satu diantaranya saya selaku ketua tak bisa senantiasa mendampingi seluruh kegiatan namun hal tersebut tak mengurangi sedikitpun semangat pengabdian para kader dan penggerak pkk di desa kedungjaran. Hal ini menunjukkan pemberdayaan telah berjalan di desa kita tercinta, hingga tak ada ketergantungan kepada ketua maupun pengurus inti, namun semuanya telah bisa berjalan sesuai tupoksi masing-masing.

Atas hal tersebut Saya selaku pribadi maupun ketua mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan hanya bisa berdoa semoga perjuangan dan pegorbanan ini juga merupakan sebuah pahala yang tercatat dalam buku amalan baik kita.

Kepada seluruh pengunjung, harapan kami agar media ini dijadikan sebagai wadah silaturahmi dan saling berbagi informasi untuk kemajuan bersama. Bila ada saran dan pemikiran kami terbuka untuk merangkum dan mendiskusikannya untuk melengkapi kekurangan kami.

Terakhir, saya selaku ketua tetap berusaha untuk mendampingi kegiatan TP PKK sesuai kemampuan saya dan semoga kita senantiasa mendapat lindungan Allah SWT.

Hormat Saya,
Ny. Janatun Saridjo

Foto Kegiatan

Berikut adalah Dokumentasi Foto Kegiatan TP PKK Desa Kedungjaran

Kontak Kami

TP PKK DESA KEDUNGJARAN

Sekretariat :
Gedung PKD Desa Kedungjaran
Jl. Sragi - Bojong KM2 Desa Kedungjaran Sragi Pekalongan 51155
Telp.   :  0285 - 4483599
SMS   : 085643295060
email   :  kedungjaranpkk@gmail.com

Evaluasi PKK

Hari Kamis 3 Maret 2017 hari pertama dilakukannya pembinaan oleh TP PKK Kecamatan sragi pada TP PKK Desa Kedungjaran. Dimana sekitar lima belasan pengurus TP PKK Desa Kedungjaran hadir pada kesempatan tersebut sementara Tim dari kecamatan dipimpin oleh Ibu Madchur didampingi oleh Ibu Sukesi dan anggota tim lainnya berjumlah sekitar 8 orang.

Acara pembinaan dilaksanakan di Polindes desa Kedungjaran yang sesuai kesepakatan dengan TP PKK dimanfaatkan sekaligus untuk sekretariat TP PKK Desa Kedungjaran. Keputusan ini diambil atas dasar pertimbangan agar ada kegiatan secara kontinyu di gedung tersebut, karena selama ini pelayanan Polindes hanya pada hari Senin, Rabu dan Sabtu. Ada rencana juga agar di Lokasi Polindes dijadikan pusat kegiatan kewanitaan seperti KWT dan lain sebagainya.

Pada kesempatan tersebut Ibu Madchur selaku ketua TP PKK Kecamatan sragi memberikan arahan agar TP PKK Kedungjaran giat dan tekun dalam mempersiapkan Evaluasi PKK. Harus ada kerjasama dan saling bantu karena yang harus disiapkan sangat banyak sekali terutama berkaitan dengan administrasi TP PKK.

Pembinaan berlanjut dengan memeriksa administrasi yang ada di TP PKK Kedungjaran untuk dicari kekurangannya agar bisa dipersiapkan secepatnya.

Senin, 27 Februari 2017

Profil Pengurus TP PKK


Ketua                                                                                                                 Janatun                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          
Sekretaris
Maria Ulfa
Bendahara
Dyah Susilowati  








                                                                                                                                                     
         
 Pokja I                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  







Nama                : Ibu.........
Alamat               : Desa Kedungjaran

 Nama               :
Alamat              : Desa Kedungjaran

Rapat Koordinasi TP PKK

Minggu Sore 26 Februari 2017 Tim Penggerak PKK Desa Kedungjaran melakukan rapat koordinasi konsolidasi dengan kepala desa kedungjaran bapak saridjo. Acara yang mendadak namun bisa dihadiri oleh seluruh perwakilan dari Pokja I hingga IV tanpa ada yang tercecer satupun.
Dalam pengarahannya Bapak Saridjo menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas ketekunan TP PKK Desa Kedungjaran karena tanpa pendampingan terus menerus dari ketua yang harus menjalankan usaha di jakarta, namun kegiatan tetap dapat berjalan dan prestasi bisa dibanggakan.

Rakor sore itu adalah persiapan evaluasi Pkk yang akan dilaksanakan di desa kedungjaran untuk tahun 2017. Maka sebelum evaluasi dilaksanakan kepala desa memandang perlu untuk mendata apa saja kekurangan baik administrasi dan perlengkapan sekretariat. Satu persatu Pokja didata oleh kepala desa guna mengechek sejauh mana persiapan Tp Pkk Desa Kedungjaran menghadapi Evaluasi PKK di Desa Kedungjaran Tahun 2017.

Sekilas ada kesemangatan yang meninggi melihat dari persiapan yang sudah ada, dimana tinggal melengkapi data-data yang memang ada kekurangan. Terakhir disampaikan Bapak Kepala Desa agar semua pengurus tetap semangat walau desa tak bisa memberi balasan yang pantas namun harapannya agar sumbangsih tenaga pikiran dari para pengurus dan kader mendapat catatan baik tidak hanya di hati masyarakat namun di mata Allah SWT.

Pengolahan Sampah

Bertempat di Aula Balaidesa Kedungjaran, Rabu 4 Oktober 2016 berlangsung workshop Lingkungan Hidup. Workshop yang digagas oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan mengikutsertakan Bank Sampah Desa Jeruksari Tirto serta Pemerhati Lingkungan Hidup Bapak Ibnu Yusuf tamami, S.Ip.

Acara yang diikuti oleh Tokoh Masyarakat, TP PKK dan Karangtaruna desa kedungjaran berlangsung semarak dan antusias. Kebetulan Pemerintah desa kedungjaran dalam kesempatan yang sama juga sedang mengawali Program Bank Sampah yang dipadukan dengan Gerakan Giat Menabung melalui BUMDes yang bekerja sama dengan Bank BNI.

Dalam sambutan pembuka Bapak Saridjo menyampaikan harus adanya kesadaran dari awal dalam menghadapi persoalan sampah. Karena desa Kedungjaran walau saat ini belum dihadapkan pada permasalahan sampah, namun 3 - 5 tahun kedepan pasti akan terkena persoalan ini karena desa kedungjaran terletak di jalur alternatif lintas pekalongan dgn pertumbuhan industri rumah tangga yang cenderung semakin meningkat.

Workshop pada hari itu selain memberi edukasi pengolahan sampah yang bijak juga memberi pelatihan singkat pengolahan sampah menjadi barang yang bermanfaat baik untuk pemanfaatan pribadi, rumah tangga juga untuk manfaat ekonomi yaitu menambah pendapatan rumahtangga. Pengurus Bank Sampah JETARI dari desa Jeruksari Tirto menunjukkan cara memanfaatkan limbah dari gelas plastik minuman kemasan menjadi tas dan tempat sayur maupun buah-buahan meja.
Peserta workshop yang sebagian besar ibu-ibu ternyata antusias sekali, terlebih bila melihat nilai jual tas hasil kerajinan yang ternyata sangat tinggi. 

Pada kesempatan terakhir, juga disampaikan penyuluhan singkat mengenai cara membuat Kompos dari limbah rumah tangga dan pekarangan serta limbah pasca panen. Bila selama ini limbah tersebut langsung dibuang maka sejak sosialisasi ini diharap agar sampah melalui proses pemilahan, setelah dipilah yang organik diproses menjadi kompos dan non organik berupa plastik bisa didaur ulang maupun dimanfaatkan untuk pembuatan barang yang bermanfaat.